Tanda Tanda Sakit Jantung Pada Wanita

Tanda tanda sakit jantung pada wanita atau bahkan serangan jantung yang sesungguhnya yang dirasakan oleh wanita, sangatlah kabur-seolah tidak terkait dengan organ jantung. Tanda tanda sakit jantung pada wanita meliputi sejumlah gejala mengejutkan, beberapa bahkan tersamarkan oleh masalah pada tiroid. Di sisi lain, wanita yang mengalami gejala-gejala itu juga kadang khawatir sedang mengalami serangan jantung, padahal mungkin yang bermasaalah adalah kelenjar tiroidnya.

Pelajari dengan cermat tanda tanda sakit jantung pada wanita berikut ini :

– Napas pendek dan /atau keletihan

– Sakit pada rahang (sering tersamarkan oleh radang sendi dan sakit persendian)

– Sakit di belakang leher (sering tersamarkan oleh radang sendi dan sakit persendian)

– Sakit di sepanjang lengan kanan atau kiri

– Sakit punggung (sering tersamarkan oleh arthritis dan sakit persendian)

– Berkeringat. (Ibu-ibu, periksakan tiroid Anda. Ini adalah gejala klasik kelenajar tiroid yang terlalu aktif. Selain itu, jika Anda mengidap diabetes, periksa juga kadar gula darah Anda, mungkin terlalu rendah).

– Pingsan

– Berdebar-debar (Ibu-ibu, sekali lagi periksakan tiroid Anda, ini juga gejala klasik tiroid yang terlalu aktif).

– Kembung (setelah menopause, ini adalah penyumbatan pembuluh koroner)

– Dada terasa panas, bersendawa atau sakit ada organ pencernaan lainnya (pada wanita, ini sering kali adakah tanda serangan jantung yang sesunggguhnya).

– Rasa beratpdaa bagian dada di antara payudara. Inilah cara wanita merasakan “angina/sakit dada”. Beberapa menggambarkan seperti sedang “tenggelam” atau terbakar. Juga dirasakan seperti nyeri, berdebar-debar atau diremas-remas, ditusuk-tusuk dengan tongkat panas di antara payudara, atau merasakan jantung seakan melompat ke tenggorokan.

– Gula darah yang tiba-tiba naik turun

– Muntah-muntah

– Kebingungan

Tentu ada banyak sebab lain yang dapat menimbulkan daftar tanda tanda sakit jantung pada wanita di atas. Namun, dokter Anda harus memasukkan penyakit jantung sebagai salah satu kemungkinan penyebabnya. Jangan sampai itu diabaikan hanya karena gejalanya berbeda dengan pria yang digunakan oleh dokter Anda sebagai acuan mendiagnosis penyakit jantung.

Tes diagnosis untuk memastikan penyakit jantung pada wanita meliputi pemeriksaan manual (dengan stetoskop), elektrokardiogram yang termasuk dalam metode yang aman, cepat, dan dapat dipercaya keakuratannya untuk mengetahui kelainan fungsi dan anatoni dari bilik, katup, dan perekardium. gerak tubuh untuk menguji stres, echokardiogram, dan sejumlah tes pencitraan dengan senyawa radioaktif untuk mengambil jantung Anda. Burwell dan Metcalfe mengajukan 4 kriteria untuk tanda tanda sakit jantung pada wanita. Diagnosis dapat ditegakkan bila ada satu dari kriteria dibawah ini:

  • Bising diastolik presistolik atau bising jantung terus-menerus.
  • Pembesaran jantung yang jelas.
  • Bising sistolik yang nyaring, terutama bila disertai thrill
  • Aritmia yang berat.

Berdasarkan tanda tanda sakit jantung pada wanita yang sedang hamil digolongkan dalam klasifikaso new york heart association yang digunakan dalan pe natalaksanaan. Bila terdapat gejala dekompensasi jantung, pasien harus digolongkan satu kelas lebih tinggi dan segera dirawat untuk mendapat penanganan yang lebih serius.

Tanda tanda sakit jantung pada wanita hamil dapat dibagi menjadi:

– Etiologi yang disebabkan karena demam reumatik. Bantuk kelainan katup yang sering dijumpai seperti stenosis mitral, insufisiensi mitral, gabungan dari stenosis mitral dan insufisiensi mitral, stenosis aorta, insufisiensi aorta, gabungan stenosis aorta dan insufisiensi aorta.

– Faktor Predisposisi, yang di maksud juga dengan peningkatan usia pasien dengan penyakit jantung hipertensi.

– Patofisiologi, tanda tanda sakit jantung pada wanita yang terjadi hidremia dalam kehamilannya yang sudah mulai sejak usia kehamilan 10 minggu dan mencapai puncaknya pada usia kehamilan 32-36 minggu.

– Manifestasi kilnis yang memiliki tanda tanda sakit jantung pada wanita hamil seperti mudah lelah, nafas yang terengah-engah, ortopnea, dan kongesti yang menjadi gejala pada jantung kiri. Peningkatan berat badan, edema tungkai bawah, hepatomegali, dan peningkatan tekanan vena jugularis termasuk tanda jantung kanan. Tanda tanda penyakit jantung pada wanita hamil yang diderita biasanya terdapat riwayat penyakit jantung dari anamnesis atau dalam rekam medis.

Penyebab tanda tanda sakit jantung pada wanita yang sedang hamil memiliki saat-saat yang berbahaya yang harus diawasi, Seperti:

– Antara minggu ke 12 sampai minggu ke 32 akan terjadi perubahan hemodinamik. Perubahan hemodinamik ini terutama terjadi pada minggu ke 28 dan minggu ke 32 saat puncak perubahan dan kebutuhan jantung mencapai maksimum.

– Pada saat persalinan berlangsung, setiap terjadi kontraksi uterus pasti akan meningkatkan jumlah darah ke dalam sirkulasi sistemik sebesar 15-20% dan ketika meneran pada partus kala II, saat arus balik vena kembali ke jantung.

– Setelah melahirkan bayi dan plasenta. Hilangnya pengaruh obstruksi uterus yang hamil menyebabkan masuknya darah secara tiba-tiba dari ekstremitas bawah dan sirkulasi uteroplasenta ke sirkulasi sistemik.

– Empat sampai lima hari setelah persalinan. Pada ibu akan terjadi penurunan resistensi perifer dan emboli pulmonal dari trombus iliofemoral.

Klasifikasi dari tanda tanda sakit jantung yang terjadi pada wanita dapat terjadi gagal jantung kongestif, edema paru paru yang berujung pada kematian. Dapat pula terjadi abortus pada kehamilan muda. Seseorang yang memiliki tanda tanda sakit jantung yang terjadi pada wanita yang sedang hamil maka anak dapat lahir dengan prematur, berat badan saat lahir yang rendah, hipoksia, gawat janin, lahir mati, dan pertumbuhan yang terhambat.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Jantung Untuk Mengembalikan Kesehatan Jantung, Membantu Mengobati Penyakit Jantung, Bantu Atasi Lemah Jantung, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Tanda Tanda Sakit Jantung and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>